Detail Cantuman Kembali

XML

Hubungan Antara Faktor-faktor Kimia Dengan Kelimpahan Bakteri Di Teluk Dugo Perairan Jepara


Salah satu indikasi perairan yang subur adalah tingginya kadar bahan organik yang terkandung dalam suatu perairan. Tingginya kadar bahan organik memang dapat meningkatkan kesuburan perairan, tetapi jika kadarnya terus meningkat dapat mempengaruhi organisme di daerah perairan, terutama organisme pengurai bahan organik. Tujuan penelitian adalah 1) Untuk mengetahui hubungan antara faktor-faktor kimia dengan kelimpahan bakteri. 2) Mengetahui kondisi fisik perairan pasang surut dan sirkulasi arus dan keterkaitannya dengan kelimpahan bakteri. 3) Untuk mengetahui sebaran kelimpahan bakteri, bahan organik, suhu dan parameter pendukung lainnya secara vertikal dan horizontal. Penelitian ini dilakukan dalam dua kali survei, sebagai data pembanding. Untuk sirkulasi arus digunakan data sekunder, yang kemudian dicek ulang untuk mengetahui kebenarannya. Dari hasil survei arus terdapat perputaran dan sirkulasinya dipengaruhi arus pasang surut. Dari hasil metode regresi didapatkan kandungan bahan organik sangat mempengaruhi kisaran kelimpahan bakteri bila dibandingkan DO dan suhu. Sehingga diketahui yang paling berpengaruh dalam degradasi kelimpahan bakteri di lokasi penelitian adalah kandungan bahan organik. Dari hasil metode kontingensi dapat disimpulkan bahwa ada hubungan sangat nyata antar lokasi stasiun dengan waktu survei I dan II, saat pasang maupun surut di semua lapisan. Kondisi saat survei I dan II saling mempengaruhi, sehingga terdapat keterkaitan pola sebaran kelimpahan bakteri antar survei. Dari hasil metode penentuan nilai pembeda diketahui terdapat degradasi kelimpahan bakteri secara horizontal (terbagi dalam beberapa zona tingkatan I sampai IV dan V) selain secara vertikal yang telah diketahui dari hasil survei. Diketahui juga kadar tertinggi untuk kelimpahan bakteri dan kadar bahan organik adalah di zona I (zona awal), yaitu stasiun 1, 2, 9 dan kadar terendah ada pada zona IV dan V (zona akhir), yaitu stasiun 6 dan 8. Sebaran bakteri secara vertikal menunjukkan bahwa kelimpahan bakteri semakin tinggi di dasar perairan daripada di permukaan yang cenderung lebih rendah. dan secara horizontal terlihat lebih tinggi di daerah muara dan sekitarnya daripada lokasi yang lebih jauh dari pantai.
Achmad Agus Salim - Personal Name
Soeroso - Personal Name
Imam Triarso - Personal Name
625.01.91 Ach H
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2001
Surabaya
ix, 82 p. : ill. ; 29 cm.
LOADING LIST...
LOADING LIST...